Tips dan Trik Sound System : Mengoptimalkan Mixer Audio Format Kecil

Tips dan Trik Sound System : Mengoptimalkan Mixer Audio Format Kecil
December 03, 2018 No comment

Tips dan Trik Sound System : Mengoptimalkan Mixer Audio Format Kecil

Semua operator sound system dan “soundman” selalu menyukai konsol mixer yg besar. Bahkan ketika mereka hanya bekerja dengan kebutuhan skala kecil saja, seperti konsol mixer digital modern saat ini , kita lebih memilih konsol mixer yg menyediakan semua yg dibutuhkan untuk mengatasi berbagai masalah dalam pekerjaan yg mungkin terjadi.

Namun bagaimana jika disaat itu apapun alasannya, konsol mixer audio yg besar tidak tersedia?

Saat itulah teknik khusus dan usaha serta ilmu berperan untuk memaksimalkan fungsi dari alat alat yg tersedia. Berikut beberapa tips dan trik yg dapat kalian pelajari untuk saat saat ketika kalian bekerja dengan alat yg terbatas.

Kabel XLR “Y”

Kabel Y dengan satu konektor XLR female ke dua XLR male adalah alat bantu yg sangat bermanfaat yg wajib kalian miliki. Seringkali dibutuhkan untuk membagi sebuah saluran masukan ke dua saluran mixer, satu untuk monitor dan satu lainnya untuk saluran utama. Ini memungkinkan kalian untuk menyelaraskan EQ dan memroses sinyal audio di salah satu salurannya tanpa mempengaruhi saluran yg lainnya.

Kabel Y ini dapat menjadi sangat penting jika kalian membutuhkan dorongan suara maksimum sebelum terjadinya umpan balik feedback untuk speaker monitor vokalis, atau penyelarasan EQ saluran masukan sebuah gitar akustik yg bermasalah dengan feedback. Trik ini juga dapat digunakan untuk saluran “wet/dry” ( basah / kering ) yg artinya saluran yg diwarnai dan mentah, atau jika kalian membutuhkan penyelarasan EQ atau efek untuk sebagian kecil dari lagu saja dan lalu kembali ke konfigurasi normal.

Saluran sisipan sebagai FX Loop

Ketika sebuah konsol mixer audio kekurangan fungsi, terkadang kalian dapat menambahkannya dengan yg ada pada sebuah perangkat eksternal. Contohnya, lebanyakan unit efek memiliki sebuah fitur pencampuran didalamnya. Ketika saluran kiriman sinyal tambahan aux sudah terpakai semua, namun kalian masih membutuhkan satu saluran masukan lagi untuk efek khusus, kalian dapat menyisipkan perangkat tersebut ke saluran masukan, dan menggunakan kontol campuran wet/dry dari unit efek untuk mengatur jumlah kadar efek yg diinginkan.

Memang cara ini tidak ideal, namun didalam kondisi genting, kalian harus sedikit berimprovisasi agar pertunjukan tetap berjalan dengan maksimal.

Saluran keluaran langsung direct out sebagai kiriman FX send

Saluran keluaran langsung yg ada pasa saluran masukan sinyal tidak hanya sekadar untuk keperluan multitrek. Saluran keluaran langsung dari sebuah saluran masukan adalah cara lain untuk mendapatkan sinyal ke unit efek yg hanya akan dipakai untuk satu saluran itu. Trik ini bekerja dengan baik untuk gitar akustik yg memerlukan efek chorus, atau efek reverb untuk penyanyi.

Paling baik jkika saluran keluaran langsung berada pada settingan post fader. Settingan pre fader juga dapat dipakai sebagai sebuah saluran keluaran langsung juga, namun kalian harus memantau level relatifnya dengan seksama.

Fitur grup saluran sebagai FX send

Contoh jika kalian sedang menggunakan empat slauran aux untuk monitor dan dua untuk efek vokal ,bagaimana kalian bisa mengirimkan efek reverb ke drum?

Salah satu trik yg dapat diaplikasikan adalah dengan menempatkan saluran drum yg ingin kalian beri efek reverb ke sebuah saluran sub-grup, dan memakai saluran keluaran dari sub grup tersebut sebagai saluran kiriman efek.

Jika kalian memiliki sebuah unit efek dengan 2 saluran masukan dan 2 saluran keluaran, tempatkan drum ke dua saluran sub grup dan kalian akan mendapatkan saluran drum stereo dengan efek stereo. Pakailah saluran sisipan loop dari grup dan fitur pencampuran dari unit prosesor efek, dan kalian sudah mendapatkan fungsinya tanpa perlu saluran kiriman dan saluran balik untuk efek.

Lumayan bermanfaat kan ? Trik ini juga dapat dipakai untuk vokal atau masukan grup apapun.

Perangkat sisipan yg tidak umum

Kalian mungkin sudah terbiasa dengan prosesor dinamika dan perangkat penyelarasan EQ yg disisipkan ke saluran masukan. Namun , ini bukanlah satu satunya perangkat yg dapat kalian sisipkan ke sebuah saluran masukan sinyal.

Contohnya , banyak dari jenis jenis mixer audio kecil yg tidak menyertakan fitur filter high pass variabel (HPF). Lahirnya prosesor speaker digital meninggalkan banyak perangkat titik persilangan frekuensi atau crossover analog yg terlantar. Koneksikan sebuah saluran kiriman sisipan insert ke saluran masukan dari perangkat crossover analog, lalu ambil keluaran dari saluran crossover “high”, dan kalian akan mendapatkan sebuah fungsi HPF variabel.

Banyak perangkat crossover audio analog yg memiliki rentang frekuensi diatas atau dibawah fitur HPF dari sebuah konsol mixer audio, yg umumnya berada pada nilai 80 Hz sampai 100 Hz. Jika kalian tidak memiliki sebuah crossover analog yg tidak terpakai, kalian dapat mencari alat ini dalam kondisi bekas pakai dipasaran dengan harga yg sangat terjangkau.

Sisipan untuk mem bypass preamplifikasi mikrofon

Trik ini semakin populer di kalangan artis dan insinyur sound system untuk mendapatkan sebuah perangkat esoterik. Perangkat ini hampir selalu menyediakan sebuah preamplifikasi mikrofon bersama kombinasi dari fungsi penyelarasan EQ dan pemrosesan dinamika.

Seringkali , saluran masukan baris yg ada pada mixer audio skala kecil adalah saluran masukan mikrofon yg diturunkan ke level baris. Ini artinya bagian pra amplifikasi terhubung dengan preamp konsol.

Sebuah kabel TRS yg disambung khusus dapat mem bypass preamplifikasi dari mixer secara penuh dengan menggunakan jek sisipan saluran. Diujung kabel preamp tersambung dalam konfigurasi tip/sleeve, sedangkan disisi ujung kabel yg terhubung dengan mixer tersambung dalam konfigurasi ring/sleeve.

Perlu dicatat bahwa kabel yg disambung khusus ini dipakai untuk keperluan sisipan tidak seimbang pada umumnya yg menggunakan tip send/ring return. Untuk mixer yg memiliki konfigurasi ring send/tip return, ujung dari kabel harus memakai sebuah konektor tip/ring/sleeve atau TRS yg tersambung pada bagian tip/sleeve.

Kabel ini dan kabel non standar lainnya harus diberi label dengan teliti.

Tips dan Trik Sound System : Mengoptimalkan Mixer Audio Format Kecil diatas adalah beberapa cara untuk memaksimalkan kinerja mixer audio format kecil. Beberapa diantaranya bisa dibilang kurang praktis, namun dapat menjadi bekal ilmu yg sangat bermanfaat ketika kalian menghadapi masalah dan kalian bisa mengatasinya ketimbang menyerah terhadap keterbatasan alat.Sekarang kalian bisa lebih percaya diri mengerjakan pekerjaan integrasi dan pencampuran audio dalam berbagai situasi.

Tagged : , ,

Leave a Comment

error: Content is protected !!