Belajar Setting Sound System : Pemrosesan Sinyal Dinamis

Belajar Setting Sound System : Pemrosesan Sinyal Dinamis
December 03, 2015 No comment

Belajar Setting Sound System : Pemrosesan Sinyal Dinamis

Rentang dinamika dapat diartikan sebagai jarak antara level yg paling keras sampai ke yg paling rendah. Contohnya, jika sebuah prosesor memiliki level maksimum sebelum distorsi sebesar +24 dBu dan noise lantai dari output senilai -92 dBu, maka prosesor audio ini akan memiliki rentang dinamika total sebesar 24 + 92 = 116 dB.

Bagaimanapun , rentang dinamika rata rata dari sebuah pertunjukan orkestra dimulai dari rentang – 50 dBu sampai +10 dBu pada umumnya. Ini sama dengan nilai rentang dinamika 60 dB, yg mana terlihat jelas kalau tidak begitu besar, namun dengan melakukan perhitungan dan kalian akan menemukan bahwa +10 dBu adalah 1000 kali lebih kencang dibanding -50 dBu!

Musik rock disisi yg lain memiliki rentang dinamika yg lebih kecil, tipikalnya – 10 dBu sampai +10 dBu, atau 20 dB. Ini membuat proses pencampuran dari berbagai jenis sinyal audio dari musik rock menjadi tidak begitu menantang.

Kenapa kta membutuhkan kompresi?

Dengan mempertimbangkan diskusi sebelumnya, kalian akan melakukan pencampuran musik rock dengan rentang dinamika 20 dB. Kalian ingin menambahkan vokal yg bebas kompresi kedalam campuran. Rentang dinamika rata rata dari vokal tanpa kompresi adalah sekitar 40 dB. Dengan kata lain ,vokal kalian dapat mulai bekerja pada level -30 dBu sampai +10 dBu. Semua yg berada pada level +10 dBu dan lebh tinggi akan terdengar pada keseluruhan campuran.

Namun , elemen lain yg berada pada level – 30 dBu dan dibawah tidak akan pernah terdengar didalam campuran. Sebuah kompresor dapat digunakan didalam situasi ini untuk mengurangi atau mengompres rentang dinamika dari vokal sebanyak 10 dB. Kini elemen vokal dapat diletakkan pada nilai +5 dBu. Pada level ini, rentang dinamika dari vokal dimulai dari 0 dBu sampai +10 dBu. Elemen lain yg levelnya lebih rendah kini akan dikompensasikan dengan batas level bawah dari campuran dan elemen suara yg lebih keras tidak akan menimpa campuran , ini memungkinkan vokal untuk “duduk didalam lagu”.

Pola yg sama dapat juga kalian terapkan ke berbagai elemen instrumen yg ada didalam campuran. Setiap dari instrumen memiliki tempatnya tersendiri dan kompresor yg bagus dapat membantu insinyur untuk melebur sinyal instrumen secara keseluruhan.  Hal ini membawa diskusi kita kali ini kesebuah pertanyaan yg menarik.

Apakah setiap instrumen membutuhkan kompresi ?

Pertanyaan ini mungkin akan dijawab dengan kata tidak oleh sebagian orang karena kompresi yg berlebihan itu mengerikan. Pernyataan itu dapat dikualifikasikan dengan menjelaskan kata kompresi yg berlebihan.

Pernyataan itu sendiri muncul dari fakta bahwa kalian dapat mendengar kompresor bekerja secara jelas. Kompresor yg di desain dan dipersiapkan secara benar harusnya tidak terdengar! Oleh karena inilah sebuah kompresor yg bagus sulit untuk didemonstrasikan.

Karena itu , suara yg di kompres berlebihan itu seperti suara instrumen yg salah didalam pengaturannya.

Kenapa sebagian konsol pencampuran memiliki fungsi kompresor di setiap salurannya?

Jawabannya adalah sebagian besar instrumen membutuhkan sedikit kadar kompresi untuk terdengar baik didalam pencampuran.

Kenapa kalian butuh noise gate?

Contohnya suara vokal yg terkompres diatas dan kalian sekarang memiliki rentang dinamika sebesar 20 dB untuk saluran vokal. Masalah muncul ketika dimana ada suara noise atau instrumen pada di bagian latar vokal yg menjadi semakin terdengar jelas setelah titik terendah dari rentang dinamika dinaikkan , contohnya suara AC dll.

Kalian mungkin akan melakukan mute pada saluran vokal diantara kalimat untuk menghilangkan sinyal yg tidak diinginkan, namun cara ini mungkin akan berakhir dengan kekacauan.

Metode yg lebih baik adalah dengan menggunakan sebuah noise gate. Threshold dari  noise gate dapat diatur pada level bawah dari rentang dinamika vokal, sebut saja -10 dBu, jadi gerbang itu akan ‘menutup’ sinyal yg tidak diinginkan diantara jeda kalimat. Jika kalian pernah mengerjakan campuran live, kalian pasti tau kalau masalah cymbal drum dapat merembet kedalam campuran kalian melalui mikrofon untuk tom.

Sesaat setelah kalian menambahkan sedikit frekuensi tinggi untuk mencegah suara tom dan cymbal saling menabrak akan membuat corong tweeter menjadi lebih ramah. Dengan meng gate tom agar cymbal tidak lagi berdering melalui mikrofon tom akan sangat membantu kalian untuk membersihkan campuran seara keseluruhan.

Tagged : , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Comment