Pengetahuan Dasar Sound System : Struktur Gain Part.2

Pengetahuan Dasar Sound System : Struktur Gain Part.2
May 30, 2014 No comment

Langkah pertama , pindahkan bar bawah mixer sehingga puncaknya sama dengan bar EQ grafis . Perubahan ini diukur pada skala dB yang relatif , yang dalam hal ini adalah -6 dB . Oleh karena itu , anda membutuhkan pad 6 dB pada bagian input dari EQ grafis .

Selanjutnya, turunkan kedua bar mixer dan jendela EQ grafis bersama-sama sehingga bar dari EQ grafis menjadi sama dengan bagian atas filter. Hal ini harusnya sesuai dengan nilai -6 dB . Oleh karena itu,pad 6 dB diperlukan antara EQ dan filter.

Sekarang coba pindahkan level mixer , EQ grafis dan filter satu persatu sehingga bagian atas jendela filter sama dengan bagian atas prosesor delay. Untuk melakukan hal ini , naikkan semua level perangkat yang sebelumnya sampai 3 dB . Ini berarti anda membutuhkan 3 dB gain antara filter dan delay .

Ulangi lagi proses yang sama dengan memindahkan bar dari empat perangkat pertama bersama-sama sehingga bagian atas sinyal prosesor delay sama dengan level limiter . Jarak ini memiliki nilai yang sama dengan 3 dB . Ini berarti 3 dB gain dibutuhkan antara sinyal delay dan limiter .

Terakhir , anda harus menurunkan semua level dari perangkat agar segaris dengan level input  amplifier . Semua level perangkat harus sama dengan bagian atas limiter dan amplifier . Dalam contoh ini jaraknya adalah 18 dB . ( Dalam sistem yang sebenarnya biasanya dapat menggunakan fasilitas attenuator input dari power amplifier . )

Setelah menyelesaikan semua langkah ini , bagian atas dari bar level akan berada pada tingkat klip sistem yang segaris seperti yang ditunjukkan pada Gambar 3 ( +3 dB pada skala dB absolut) . Melihat lagi dari unit amplifier setelah attenuator inputnya, semua perangkat akan memiliki tingkat puncak yang sama di level +3 dB . Pada kenyataannya , mereka semua disesuaikan agar berada pada beban puncak ditingkat  yang telah ditentukan. Jika salah satu perangkat mengalami kliping,semua perangkat lainnya akan ikut kliping juga.

Apakah Hasilnya Memuaskan?

Ukurlah jarak antara garis tingkat klip dari sistem dan bagian bar level yang paling pendek  menggunakan skala disebelah kiri . Anda akan mendapatkan hasil sebesar 90 dB yang adalah 18 dB lebih baik dibanding dengan struktur gain sistem pada Gambar 1 .Dinamic range yang ” asli ” yang idealnya sebesar 30 dB di atas noise floor kini menjadi 60 dB.

Juga , sumber suara utama sekarang berada di unit prosesor delay. Ini adalah sinyal yang paling lemah , yang datanya persis dengan spesifikasi yang telah dipublikasikan untuk setiap perangkat . Hal ini juga menjelaskan bahwa lebih banyak manfaat dari level sinyal yang dapat didapat dari setiap perangkat yang sedang digunakan.

Dalam beberapa kasus kejadian, pad atau gain tidak akan memiliki efek pada keseluruhan jangkauan  sinyal yang digunakan . Sebagai contoh, pada Gambar 3 , gain 3 dB pada output dari delay bisa dihilangkan .Pad 18 dB pada input amplifier akan menjadi hanya 15 dB , dan bagian atas bar limiter akan berakhir di angka 3 dB di atas level klip sistem . Kuncinya di sini adalah anda harus menyadari bahwa bagian bawah keseluruhan bar masih jauh di bawah perangkat yang paling noise ( dalam hal ini prosesor delay ) .

Anda dapat menggunakan cara ini untuk keluar dari kerumitan membuat pad kecil atau menambahkan sedikit gain  . Jika anda menghilangkan salah satu dari faktor ini di sepanjang rantai sinyal,anda harus kembali memindahkan semua level perangkat yang sebelumnya ke atas atau bawah tabel anda sesuai dengan dB yang ditambahkan atau dikurangi. Jika tidak ,anda tidak akan merasakan efek dari kelalaian di noise floor.

Background Noise

Sekarang anda telah berhasil menyiapkan struktur gain sistem yang tepat di atas kertas , sekarang saatnya untuk mencoba menghidupkan sistem dan melakukan hal yang sama didunia nyata . Setelah selesai mencoba menghidupkan sistem ,coba dengar dan evaluasi noise floor langsung dari speaker . Jika semuanya terdengar tenang , berkemaslah dan segera pulang . Jika noise floor terlalu tinggi , ada dua kemungkinan :

A. Tingkat suara maksimum lebih tinggi dari yang diperlukan , yang berarti bahwa anda telah over desain kemampuan maksimum dari sistem. Jika hal ini terjadi , kecilkan input attenuator pada bagian power amplifier . Secara Instan anda akan menurunkan tingkat kebisingan , dan tingkat output maksimum untuk sistem akan langsung dikurangi dengan nilai yang anda tentukan.

B. Tingkat suara maksimal yang anda bisa keluarkan dari sistem sangat diperlukan , yang berarti kemungkinan sistem anda tidak memiliki cukup jangkauan sinyal yang diperlukan . anda sekarang hanya memiliki tiga pilihan,yang dua hal yang pertama dapat dikompromikan .

1 ) Tetap membiarkan noise dan mencapai tingkat suara maksimum yang anda butuhkan.

2 ) Turunkan input amplifier sampai tingkat noise dapat diterima . Tentu saja ini akan mengurangi kemampuan tingkat output maksimum dari sistem. ( anda tidak bisa mencapai keduanya kecuali jika anda memilih pilihan nomor 3 . )

3 ) Mengubah sumber noise utama dalam sistem untuk mendapatkan level noise yang lebih rendah .

bersambung ke part 3…

Tagged : , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Comment