Pengetahuan Dasar Sound System : Struktur Gain Part.3

June 06, 2014 No comment

Structure-Gain-Pink-Noise

Melakukan Analisis Sendiri

Sebuah grafik yang sama dapat digunakan sebagai panduan mempersiakan struktur gain sistem yang tepat untuk sistem apapun . Menggunakan gambar grafik , membuat skala dB vertikal dari sekitar +30 dB sampai -120 dB sehingga anda mendapatkan gambaran kenaikan gain sebanyak 3 dB atau kurang .

Skala dB relatif juga menggunakan pola grafik yang sama dalam nilai dB . Anda juga bisa mengikuti prosedur ini dengan menggunakan beberapa ilmu matematika sederhana .

Jika anda tidak begitu suka dengan teknik penambahan dan pengurangan, gunakanlah cara ilustrasi gambar seperti yang ditunjukkan pada skema sebelumnya.

Ketinggian dari masing-masing bar harus sama dengan jarak dalam dB antara tingkat klip dan noise floor dari setiap perangkat audio. Pastikan untuk mengkonversi nilai noise pada posisi di bawah output maksimum .

Tandai tingkat klip untuk setiap perangkat pada gambar tersebut menggunakan angka-angka dan skala dB , posisi bagian atas setiap bar pada kertas grafik sesuai rantai sinyal dari kiri ke kanan . Pindahkan bar yang telah anda buat keatas dan bawah seperti skema yang diuraikan di artikel yang sebelumnya klik disini.Dengan mengukur jarak dengan menggunakan skala dB relatif ,anda dapat dengan cepat menentukan nilai pad dan gain yang diperlukan ,mungkin lebih cepat dibandingkan menghitung dengan kalkulator.

Sebuah metode simpel untuk memeriksa hasil pekerjaan anda adalah mengambil nilai output maksimum dari perangkat pertama dan kurangilah dengan nilai dB dari semua nilai pad dan gain ke bagian tersebut , termasuk pad sebelum unit amplifier . Hasilnya harus sama dengan sensitivitas input maksimum untuk power amp . Cara perhitungan ini akan memberikan gambaran visual yang menarik dalam proses struktur gain .

Praktek

Untuk benar-benar menyesuaikan sistem seperti yang sudah anda rumuskan di atas kertas ,kini anda harus mempraktekkannya. Anda dapat memulai dari output konsol mixer dan mencari tahu apa yang anda butuhkan ( gain atau loss ) ,aturlah di level sinyal output maksimum sehingga dapat memberikan arus sinyal maksimal untuk perangkat berikutnya,begitu juga seterusnya .

Anda tidak perlu mengetahui secara rinci spesifikasi dari setiap peralatan sound system anda . Ketika anda berada dilapangan ,anda akan tahu dengan sendirinya dalam hal tingkat output maksimum . Seperti yang anda telah lihat di atas kertas , nose floor dari peralatan akan mengikuti sistem dengan sendirinya.

Beberapa perangkat ( seperti prosesor delay dalam contoh di atas ) akan menjadi saluran yang lemah . Tidak ada yang dapat anda lakukan untuk membuatnya lebih baik kecuali menggantinya dengan perangkat yang sama namun dengan output maksimum dan noise floor yang lebih baik ,singkatnya rasio sinyal to noise .

Karena spesifikasi produksi yang mungkin berbeda dari setiap produk pabrikan, anda mungkin perlu menggunakan beberapa dB dari rentang dinamis dengan menyesuaikan nilai pad atau gain yang anda telah tentukan di atas kertas. Jika hasilnya tidak seperti perhitungan anda di atas kertas, anda mungkin memiliki masalah seperti pemakaian kabel yang kurang baik atau ada perangkat yang salah pasang atau rusak .

Yang Perlu Diatur

Ketika anda mengatur gain dalam sistem , pengurangan atau penambahan yang dibutuhkan antar perangkat dapat diaplikasikan dengan perangkat tambahan atau dengan menggunakan sebuah perangkat kontrol tingkat input, jika anda memiliki satu ingat  JANGAN UBAH KONTROL OUTPUT LEVEL PADA SETIAP PERANGKAT,segmen ini harus dibiarkan maksimal .

Hal ini akan mengacaukan rentang dinamis di tingkat output perangkat dan mungkin sekali menggangguhasil pekerjaan anda , meskipun tingkat sinyal cocok dengan perangkat berikutnya . Gunakan kontrol output hanya jika anda benar benar menyadari bahwa alat itu adalah sebagai attenuator sederhana yang menjembatani konektor output . Alasan yang lebih umum adalah  topologi ini akan menyebabkan perubahan impedansi output ketika kontrol diset pada level diluar  maksimal .

Pastinya ini akan mengacaukan struktur gain . Jika ternyata perangkat memiliki noise floor di bawah perangkat lain padahal anda telah mengatur struktur gain secara keseluruhan ,anda dapat menambahkan gain output.

Tapi cobalah dengan mengurangi nilai 3 dB dari jumlah antara noise floor perangkat dan perangkat yang menentukan nilai dasar dari noise floor sistem.Ini dikarenakan jika anda menambahkan gain dan otomatis noise floor akan ikut naik , dalam kasus terburuk noise akan menjadi lebih besar dan menurangi rentang dinamis sebesar 3 dB.

Alat Yang Diperlukan

Untuk menemukan titik klip dalam suatu sistem , anda perlu menggunakan osiloskop dan pink noise generator. Sebenarnya tidak ada pengganti yang lebih baik dari peralatan ini untuk mempersiapkan  struktur gain . Sinyal gelombang sinus tidak dianjurkan karena mereka hanya mewakili satu frekuensi saja dan anda akan melewatkan banyak hal .

Pink noise harus dalam mode full- range ( 20 Hz – 20 kHz ) dan setidaknya memiliki tingkat puncak 6 dB rasio rata-ratanya. Jika anda dapat menemukan satu trek pink noise dengan puncak 10 dB untuk rasio rata-ratanya , anda akan lebih dekat lagi dengan simulasi sinyal audio yang nyata .

Jika anda harus menggunakan sinyal gelombang sinus, anda harus memeriksa setiap peningkatan frekuensi EQ  atau rentang frekuensi dengan sangat hati-hati. Ketika mengukur menggunakan crossover elektronik atau perangkat pembatas respon frekuensi lainnya, hanya sinyal pink noise full range yang akan memungkinkan anda untuk melihat sinyal secara utuh.

Jika menggunakan gelombang sinus ,anda harus mengatur frekuensi ke titik tengah dari masing-masing pita frekuensi crossover atau titik pusat band pass untuk perangkat pembatas band.

Untuk sistem yang sederhana (misalnya, tidak ada crossover elektronik), ada metode “orang kampung” di mana anda menggunakan sebuah tweeter piezoelectric dan gelombang sinus 400 Hz untuk menemukan tingkat klip.

Pada dasarnya, anda menghubungkan tweeter langsung ke output dari masing-masing perangkat. Bila perangkat menunjukkan gejala kliping, tweeter akan menghasilkan suara berdengung yang sangat nyata karena faktor harmonik pada sinyal klip.

Untuk amplifier yang berdaya tinggi, pad resistif harus digunakan untuk menghindari terbakarnya tweeter.

Tagged : , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Comment