Sound System Line Array dBTechnologies VIO L1610

Sound System Line Array dBTechnologies VIO L1610
August 03, 2020 No comment

Pabrikan pro audio asal Italia dBTech meluncurkan Sound System Line Array dBTechnologies VIO L1610, sebuah speaker line array aktif 3 arah yg membawa komponen penggerak bermagnet neodymium dan pengisinyuran akustik koaksial simetris yg dirancang untuk menyalurkan hasil reproduksi dan transien suara yg sangat akurat.

VIO L1610 memanfaatkan dua buah komponen woofer 10 inci dengan kumparan suara 2.5 inci, sebuah konus penggerak 4 inci dan sebuah penggerak kompresi dengan koil suara 2.5 inci yg terpasang pada sebuah perangkat corong pemandu gelombang suara. Komponen komponen ini lalu ditenagai oleh sebuah modul amplifikasi audio Digipro G4 Kelas D yg tercatat mampu menyediakan daya keluaran sebesar 1,600 watt RMS dengan fitur pemrosesan sinyal audio digital DSP dan penyaringan fase linear FIR terintegrasi.

Sistem amplifikasi mempunyai sisipan modular untuk memfasilitasi kartu ekspansi , sebagai default, sistem telah dilengkapi dengan sebuah kartu dBTechnologies RD-Net untuk menyediakan fungsi kontrol remote piranti lunak Aurora Net. Jika diperlukan, pengguna juga dapat menggunakan kartu Audinate Dante untuk memfasilitasi penerapan jaringan audio.

Modul modul juga diisi dengan teknologi Near Field Communication (NFC) dan sebuah lampu LED depan yg dapat dipakai untuk menandai setiap modul yg muncul dalam piranti lunak Aurora Net. Kontrol onboard yg terdiri dari dua buah enkoder putar memfasilitasi pengaturan preset DSP untuk perpaduan speaker dan kompensasi frekuensi tinggi.

Sebagai tambahan, catu daya dari perangkat amplifikasi dilengkapi dengan teknologi PFC (Power Factor Corrector), dirancang untuk menyediakan kestabilan dan konsistensi pengoperasian walaupun terjadi fluktuasi turun naik pada tegangan listrik AC. Teknologi PFC juga menyediakan kompatibilitas catu daya diseluruh dunia mulai dari tegangan 90 sampai 265 volt, 50/60 Hz dan membatasi konsumsi daya. Unit PSU tahan sampai 380-volt, jadi sistem amplifikasi akan dimatikan secara otomatis ketika terjadi lonjakan tegangan listrik 380-volt terjadi,melindunginya dari kerusakan.

Yang juga eksklusif didalam modul amplifikasi Digipro G4 adalah fitur IPOS (Intelligent Power-On Sequence), sebuah sirkuit yg mengatur tahapan catu daya dalam menyalakan semua unit didalam sebuah susunan. Sebagai hasilnya, setiap modul dinyalakan pada jeda waktu yg berbeda, menjaga keseluruhan sistem utama agar tidak saling tarik menarik daya listrik, bahkan pada sebuah sistem tata suara berskala besar. Sistem amplifikasi ini juga memungkinkan para pemakainya untuk melakukan tes pada perangkat elektronik dan komponen transduser mereka sebelum, saat digunakan dan setelah pemakaian.

VIO L1610 disertai dengan sistem suspensi gantungg 3 titik yg didesain untuk menyediakan proses persiapan yg simpel dan cepat. Dua penghubung dibagian depan berfungsi untuk menghubungkan modul satu sama lain, sementara satu titik suspensi sentral dibagian belakang dilengkapi dengan sebuah penghubung berjenis cincin untuk mengatur sudut arah tembakan suara mulai dari 1 sampai 10 derajat. Sudut arah tembakan dapat diatur langsung diatas kereta DT-VIOL210L yg dapat menampung 4 modul. Sementara untuk menggantung susunan speaker line array ini, untaian suspensi penggantung secara otomatis akan mengunci sudut tembakan yg sudah diatur.

Sound System Line Array dBTechnologies VIO L1610 dirancang untuk kompatibel dengan keseluruhan baris produk sound system VIO. Contohnya, adaptor TF-VIO2 memungkinkan modul suspensi gantung dipasang dibawah susunan speaker line array VIO L212.

Kabinet kayu dilapisi dengan lapisan polyurea hitam anti gores, sementara modul amplifikasi dilindungi oleh sebuah penutup karet magnetik ( termasuk didalam paket penjualan ) yg didesain untuk melindungi unit dari cuaca hujan. Kabinet memiliki bobot seberat sekitar 31 kg, dengan pegangan di sisi samping dan belakang (dua buah persisinya) menyediakan proses transportasi dan persiapan yg lebih mudah dan nyaman.

Tagged : , , , , ,

Leave a Comment